Doa Khatam Al-Qur’an


Setelah membaca Al-Qur’an, rasanya kurang pas kalau tanpa ditutup dengan doa. Terlebih saat kita selesai mengkhatamkan Al-Qur’an, selesai membaca dari surat Al-Fatihah hingga surat An-Nass, rasanya kurang sempurna tanpa diakhiri dengan pembacaan doa khatam Al-Qur’an.

Lantas adakah doa khusus dibaca sesudah mengkhatamkan Al-Qur’an ? ataukah kita membaca doa apapun yang penting masih doa syarie?

Sebagaimana yang ditegaskan oleh syaikh Bakr bin Abdillah dalam salah satu kitabnya, tidak ada dalil shahih yang menyebutkan adanya doa khusus untuk dibaca saat khatam Al-Qur’an. Begitu pula doa yang sudah biasa kita dengar atau bahkan sudah sering kita baca, allahummarhamna bil qur’an, waj’alhu lana i mama, dst … , itupun berderajat mu’dhol, bukan termasuk hadis shahih.

Sedangkan hasungan untuk berdoa sesudah khatam Al-Qur’an tertera dalam beberapa hadis marfu’, terlebih memiliki beberapa keutamaan.

عَنِ الْعِرْبَاضِ بْنِ سَارِيَةَ مَرْفُوعًا مَنْ خَتَمَ الْقُرْآنَ فَلَهُ دَعْوَةٌ مُسْتَجَابَة

Artinya: dari al-Irbadl bin Sariyah, (dalam hadis marfu’) : sesiapa yang berdoa sesudah mengkhatamkan Al-Qur’an, maka doanya dikabulkan.

Para tabiin dan ulama salaf solih, termasuk Ibnul mubarok lebih banyak mendoakan kebaikan untuk para muslimin saat khatam Al-Qur’an. karena tidak ada dalil shahih yang meriwayatkan lafal doa yang khusus dibaca sesudah khatam Al-Qur’an, trus … what must we do?

Kita tetap membaca doa, untuk meraih fadhilahnya, berdoa di waktu mustajab. Mendoa kebaikan untuk diri sendiri, keluarga, dan muslimin semuanya. Karena tidak ada doa khusus, maka doa yang dibaca pun hendaknya doa-doa yang memang masyru, yang memang dicontohkan oleh Rasulullah saw.

Adapun doa yang terlampir di belakang mushaf-mushaf ustmani, itu adalah kumpulan dedoa yang dicontohkan oleh nabi Muhammad, dedoa yang masyru’. Silahkan membacanya sesudah khatam Al-Qur’an, dengan catatan tanpa menyakini bahwa hanya doa tersebut yang boleh dibaca, kita diperbolehkan membaca doa lain selagi berdoa untuk kebaikan.

Okey akhwati fillah … Mari membaca Al-Qur’an, segera mengkhatamkannya, dan memperbanyak doa sesudahnya.

Tetap semangat tebarkan sunnah shahih Rasulullah saw.

Salam tilawah, BE THE TRUE LOVER QUR’AN.

Ref: al-mausuah al-fiqhiyyah, At-tibyan fi adabi hamalatil qur’an, An-nasyr fil qira`at, Dll.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s